15Ayat Alkitab Tentang Menghadapi Tekanan (Stress) Tantangan dan masalah kehidupan seringkali menghimpit, menyebabkan kita tertekan. Namun ketika kita mengandalkan Tuhan dan hidup dalam Firman-Nya tekanan, masalah tidak akan menjatuhkan kita, namun justru akan mengubah kita menjadi pribadi yang jauh lebih tangguh dan kuat.
- Menghadapi ujian dan cobaan hidup yang diberikan oleh Allah Subhanahu wata’ala, sebaiknya selalu disertai dengan harapan dan semangat bahwa semua akan berlalu, kemudian berubah menjadi kebahagiaan. Sejatinya dunia ini hanyalah tempat bagi semua manusia untuk diuji, tak terkecuali para Nabi dan Rasul yang juga mendapat ujian hidup dengan level luar biasa beratnya. Ada banyak ayat di Al-quran yang membahas tentang semangat dan motivasi hidup seseorang. Selain itu, seseorang juga dianjurkan menghindari beberapa sikap saat menghadapi ujian dari Allah, karena hal tersebut akan melemahkan diri sendiri secara mental dan Al-Qur'an Tentang Kesabaran Berikut ayat-ayat yang membahas soal motivasi hidup serta beberapa sikap yang sebaiknya dihindari agar selalu bersemangat dan sabar saat menghadapi ujian dan cobaan 1. Jangan berputus asa dari rahmat Allah Surah Yusuf ayat 87Seperti ujian yang harus dihadapi Nabi Ya’qub, saat putra-putranya sangat membenci Yusuf dan Benyamin, putra beliau dari istri yang berbeda. Yusuf dan Benyamin kemudian diajak oleh saudara-saudaranya tersebut ke sebuah tempat terpencil karena hendak dibunuh dengan dimasukkan dalam sumur yang dalam. Mengalami kehilangan anak kesayangan sekaligus dua orang, Nabi Ya’qub tidak marah kepada putra-putranya tersebut yang sudah membawa Yusuf dan Benyamin. Ia malah menyuruh mereka untuk kembali mencari saudaranya, seperti yang diabadikan dalam ayat Al Quran Surat Yusuf87 seperti berikut يٰبَنِىَّ اذۡهَبُوۡا فَتَحَسَّسُوۡا مِنۡ يُّوۡسُفَ وَاَخِيۡهِ وَلَا تَايۡــَٔسُوۡا مِنۡ رَّوۡحِ اللّٰهِ‌ؕ اِنَّهٗ لَا يَايۡــَٔسُ مِنۡ رَّوۡحِ اللّٰهِ اِلَّا الۡقَوۡمُ الۡكٰفِرُوۡنَYaa baniyyaz habuu fatahassasuu miny Yuusufa wa akhiihi wa laa tai'asuu mir rawhil laahi innahuu laa yai'asu mir rawhil laahi illal qawmul kaafiruunArtinya "Wahai anak-anakku! Pergilah kamu, carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah, hanyalah orang-orang yang kafir."Larangan untuk berputus asa dari rahmat Allah, seperti dilansir laman walau sepertinya sudah tidak ada harapan, ditekankan dalam ayat tersebut. Seorang muslim harus yakin bahwa Allah akan selalu menolong dan memberi jalan keluar, karena hanya orang yang tidak beriman kepada Allah saja yang mudah berputus asa. 2. Jangan bersedih dan berduka cita Surah At-Taubah ayat 40Demikian pula dengan ujian yang dihadapi oleh Rasulullah Muhammad Salallahu alaihi wassalam, saat dikejar oleh musuhnya kala ia hendak hijrah dari Mekah ke Madinah dan harus bersembunyi dalam gua, seperti pada Surat At-Taubah ayat 40 لَّا تَنصُرُوهُ فَقَدْ نَصَرَهُ ٱللَّهُ إِذْ أَخْرَجَهُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ثَانِىَ ٱثْنَيْنِ إِذْ هُمَا فِى ٱلْغَارِ إِذْ يَقُولُ لِصَٰحِبِهِۦ لَا تَحْزَنْ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَنَا ۖ فَأَنزَلَ ٱللَّهُ سَكِينَتَهُۥ عَلَيْهِ وَأَيَّدَهُۥ بِجُنُودٍ لَّمْ تَرَوْهَا وَجَعَلَ كَلِمَةَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ ٱلسُّفْلَىٰ ۗ وَكَلِمَةُ ٱللَّهِ هِىَ ٱلْعُلْيَا ۗ وَٱللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ Illā tanṣurụhu fa qad naṣarahullāhu iż akhrajahullażīna kafarụ ṡāniyaṡnaini iż humā fil-gāri iż yaqụlu liṣāḥibihī lā taḥzan innallāha ma'anā, fa anzalallāhu sakīnatahụ 'alaihi wa ayyadahụ bijunụdil lam tarauhā wa ja'ala kalimatallażīna kafarus-suflā, wa kalimatullāhi hiyal-'ulyā, wallāhu 'azīzun ḥakīm Artinya "Jikalau kamu tidak menolongnya Muhammad maka sesungguhnya Allah telah menolongnya yaitu ketika orang-orang kafir musyrikin Mekah mengeluarkannya dari Mekah sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya "Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita". Maka Allah menurunkan keterangan-Nya kepada Muhammad dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Al-Quran menjadikan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."3. Jangan bersikap lemah Surah Ali Imran ayat 139Bersikap lemah dan selalu sedih juga bukan hal yang dianjurkan saat sedang diuji, padahal dengan ujian itu maka derajat seseorang bisa diangkat lebih tinggi lagi. Seperti disebutkan dalam surat Ali Imran ayat 139 berikut ini وَلَا تَهِنُوۡا وَ لَا تَحۡزَنُوۡا وَاَنۡتُمُ الۡاَعۡلَوۡنَ اِنۡ كُنۡتُمۡ مُّؤۡمِنِيۡنَ‏Wa laa tahinuu wa laa tahzanuu wa antumul a'lawna in kuntum mu'miniinArtinya "Dan janganlah kamu merasa lemah, dan jangan pula bersedih hati, sebab kamu paling tinggi derajatnya, jika kamu orang beriman". 4. Jangan membenci ujian dan perintah Allah Surah Al-Baqarah ayat 216Apa yang diperintahkan dan ditimpakan kepada manusia, adalah yang terbaik walau sepertinya terlihat bahwa itu buruk. Dengan demikian seorang muslim dilarang untuk membenci perintah Allah, misalnya saja perintah perang seperti pada surat Al Baqarah ayat 216 كُتِبَ عَلَيۡکُمُ الۡقِتَالُ وَهُوَ كُرۡهٌ لَّـكُمۡ‌ۚ وَعَسٰۤى اَنۡ تَكۡرَهُوۡا شَيۡـــًٔا وَّهُوَ خَيۡرٌ لَّـکُمۡ‌ۚ وَعَسٰۤى اَنۡ تُحِبُّوۡا شَيۡـــًٔا وَّهُوَ شَرٌّ لَّـكُمۡؕ وَاللّٰهُ يَعۡلَمُ وَاَنۡـتُمۡ لَا تَعۡلَمُوۡنَKutiba alaikumulqitaalu wa huwa kurhullakum wa 'asaaa an takrahuu shai'anw wa huwa khairullakum wa 'asaaa an tuhibbo shai'anw wa huwa sharrullakum; wallaahu ya'lamu wa antum laa ta'lamuunArtinya "Diwajibkan atas kamu berperang, padahal itu tidak menyenangkan bagimu. Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui".Baca juga Ayat-Ayat Al-Quran Tentang Musibah dan Bencana, Termasuk Pandemi Doa Ketika Tertimpa Musibah dan Bencana Arab, Latin & Artinya Dengan selalu berharap, sabar dan tidak putus asa dalam menjalani ujian dan cobaan dari Allah, maka ada beberapa hal ini yang dijanjikan oleh Sang Pencipta untuk manusia 1. Jalan keluar atau solusi dari masalahSeperti pada surat Ath-Thalaq 2-3, dijanjikan jalan keluar dari ujian dan cobaan yang diberikan “...Demikianlah diberi pengajaran dengan itu orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendakiNya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” QS Ath-Thalaq 2-3.2. Hari kemudian lebih baik dari hari sekarangPada surat Adh-Dhuha ayat 4, dijanjikan untuk orang yang bersabar bahwa hari esok akhirat akan lebih baik dari pada hari ini “Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang permulaan.”3. Sesudah kesulitan ada kemudahanJika saat ini terasa sulit karena masalah dan ujian hidup yang sedang dijalani, maka yakinlah bahwa setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Bahkan ada dua kemudahan yang dijanjikan dalam satu kesulitan. Surat Al-Insyirah ayat 5-6 mencatat itu “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” QS Al-Insyirah 5-6.Juga surat An-Nahl ayat 97 “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” QS An-Nahl 97.Selalu sabar dan berbaik sangka kepada Allah akan memudahkan bagi setiap orang saat menjalani ujian dalam juga Ayat Al Quran Tentang Kejujuran Sikap Siddiq di Al Ahzab-At Taubah Ayat-Ayat Al-Qur'an Tentang Akhlak Serta Penjelasannya - Sosial Budaya Kontributor Cicik NovitaPenulis Cicik NovitaEditor Dhita Koesno
Bacaayat Al-Quran, Tafsir, dan Konten Islami Bahasa Indonesia 105 55 Tajwid+surat+al+anbiya 56 Tafsir+ibnu+katsir+qs+almaidah+ayat+48 57 ali imran 31 58 saba 16 59 an nisa ayat 100 60 anggur 61 Ayat tentang niat 62 Surah Al ikhlas 63 pertengkaran 64 ali imran 190 65 luqman 10 66 Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang
Di dalam kehidupan, air merupakan salah satu elemen terpenting di alam bumi dan semesta ini. Bukan hanya tumbuhan, hewan hingga manusia, semua elemen yang hidup di muka bumi ini sangat membutuhkan air di dalam berdasarkan hasil sebuah penelitian, diketahui bahwa manusia bisa bertahan hidup tanpa makanan selama 10 sampai 14 hari . Namun, manusia hanya bisa bertahan tanpa air hanya 3 sampai 5 hari. Bisa disimpulkan eksistensi air bagi hidup kita sangatlah penting. Oleh karena itu, maha besar Allah SWT telah memberikan ir dan mengalirkannya ke bumi dengan segala itu, air banyak juga disebutkan di dalam Al-Quran. Apa saja dalil atau firman Allah SWT terkait tentang air? Simak selengkapnya dibawah Al Baqarah Ayat 74ثُمَّ قَسَتْ قُلُوبُكُمْ مِنْ بَعْدِ ذَٰلِكَ فَهِيَ كَالْحِجَارَةِ أَوْ أَشَدُّ قَسْوَةً ۚ وَإِنَّ مِنَ الْحِجَارَةِ لَمَا يَتَفَجَّرُ مِنْهُ الْأَنْهَارُ ۚ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَشَّقَّقُ فَيَخْرُجُ مِنْهُ الْمَاءُ ۚ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَهْبِطُ مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ ۗ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَKemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal diantara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-sekali tidak lengah dari apa yang kamu Al Baqarah Ayat 164إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَالْفُلْكِ الَّتِي تَجْرِي فِي الْبَحْرِ بِمَا يَنْفَعُ النَّاسَ وَمَا أَنْزَلَ اللَّهُ مِنَ السَّمَاءِ مِنْ مَاءٍ فَأَحْيَا بِهِ الْأَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَبَثَّ فِيهَا مِنْ كُلِّ دَابَّةٍ وَتَصْرِيفِ الرِّيَاحِ وَالسَّحَابِ الْمُسَخَّرِ بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَSesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati kering-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh terdapat tanda-tanda keesaan dan kebesaran Allah bagi kaum yang juga tentang Cinta Menurut Islam, Mencari Jodoh Dalam Islam, Ta’aruf Menurut Islam, Hukum Zina Tangan, Penyebab Hati Gelisah Menurut Islam3. Al A’raaf Ayat 160وَقَطَّعْنَاهُمُ اثْنَتَيْ عَشْرَةَ أَسْبَاطًا أُمَمًا ۚ وَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ مُوسَىٰ إِذِ اسْتَسْقَاهُ قَوْمُهُ أَنِ اضْرِبْ بِعَصَاكَ الْحَجَرَ ۖ فَانْبَجَسَتْ مِنْهُ اثْنَتَا عَشْرَةَ عَيْنًا ۖ قَدْ عَلِمَ كُلُّ أُنَاسٍ مَشْرَبَهُمْ ۚ وَظَلَّلْنَا عَلَيْهِمُ الْغَمَامَ وَأَنْزَلْنَا عَلَيْهِمُ الْمَنَّ وَالسَّلْوَىٰ ۖ كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ ۚ وَمَا ظَلَمُونَا وَلَٰكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَDan mereka Kami bagi menjadi dua belas suku yang masing-masingnya berjumlah besar dan Kami wahyukan kepada Musa ketika kaumnya meminta air kepadanya “Pukullah batu itu dengan tongkatmu!.” Maka memancarlah dari padanya duabelas mata air. Sesungguhnya tiap-tiap suku mengetahui tempat minum masing-masing. Dan Kami naungkan awan di atas mereka dan Kami turunkan kepada mereka manna dan salwa. Kami berfirman “Makanlah yang baik-baik dari apa yang telah Kami rezkikan kepadamu.” Mereka tidak menganiaya Kami, tapi merekalah yang selalu menganiaya dirinya Huud Ayat 43قَالَ سَآوِي إِلَىٰ جَبَلٍ يَعْصِمُنِي مِنَ الْمَاءِ ۚ قَالَ لَا عَاصِمَ الْيَوْمَ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ إِلَّا مَنْ رَحِمَ ۚ وَحَالَ بَيْنَهُمَا الْمَوْجُ فَكَانَ مِنَ الْمُغْرَقِينَAnaknya menjawab “Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah!” Nuh berkata “Tidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain Allah saja Yang Maha Penyayang.” Dan gelombang menjadi penghalang antara keduanya; maka jadilah anak itu termasuk orang-orang yang Huud Ayat 44وَقِيلَ يَا أَرْضُ ابْلَعِي مَاءَكِ وَيَا سَمَاءُ أَقْلِعِي وَغِيضَ الْمَاءُ وَقُضِيَ الْأَمْرُ وَاسْتَوَتْ عَلَى الْجُودِيِّ ۖ وَقِيلَ بُعْدًا لِلْقَوْمِ الظَّالِمِينَDan difirmankan “Hai bumi telanlah airmu, dan hai langit hujan berhentilah,” dan airpun disurutkan, perintahpun diselesaikan dan bahtera itupun berlabuh di atas bukit Judi, dan dikatakan “Binasalah orang-orang yang zalim .”6. Al Israa’ Ayat 90وَقَالُوا لَنْ نُؤْمِنَ لَكَ حَتَّىٰ تَفْجُرَ لَنَا مِنَ الْأَرْضِ يَنْبُوعًاDan mereka berkata “Kami sekali-kali tidak percaya kepadamu hingga kamu memancarkan mata air dan bumi untuk kami,Baca juga tentang Cara Menjaga Pandangan Menurut Islam, Cara Menjaga Pandangan Mata,Pergaulan Dalam Islam, Kisah Cinta Fatimah Az Zahra, Ayat Pernikahan Dalam Islam7. Al Israa’ Ayat 91أَوْ تَكُونَ لَكَ جَنَّةٌ مِنْ نَخِيلٍ وَعِنَبٍ فَتُفَجِّرَ الْأَنْهَارَ خِلَالَهَا تَفْجِيرًاatau kamu mempunyai sebuah kebun korma dan anggur, lalu kamu alirkan sungai-sungai di celah kebun yang deras alirannya,8. Al Kahfi Ayat 41أَوْ يُصْبِحَ مَاؤُهَا غَوْرًا فَلَنْ تَسْتَطِيعَ لَهُ طَلَبًاatau airnya menjadi surut ke dalam tanah, maka sekali-kali kamu tidak dapat menemukannya lagi.”9. Al Anbiyaa’ Ayat 30أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَDan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?Baca juga tentang Tata Cara Shalat Idul Fitri, Hukum Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, dan Shalat Idul Fitri10. Al Hajj Ayat 63أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَتُصْبِحُ الْأَرْضُ مُخْضَرَّةً ۗ إِنَّ اللَّهَ لَطِيفٌ خَبِيرٌApakah kamu tiada melihat, bahwasanya Allah menurunkan air dari langit, lalu jadilah bumi itu hijau? Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Al Mu’minuun Ayat 18وَأَنْذِرْهُمْ يَوْمَ الْآزِفَةِ إِذِ الْقُلُوبُ لَدَى الْحَنَاجِرِ كَاظِمِينَ ۚ مَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ حَمِيمٍ وَلَا شَفِيعٍ يُطَاعُDan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa juga tentang Waktu Buka Puasa, Hukum Menyikat Gigi Saat Puasa, Hukum Belum Membayar Hutang Puasa Ramadhan, Hukum Keramas Saat Puasa, doa di bulan Ramadhan, Hukum Mandi Junub Setelah Imsak12. Al Mu’minuun Ayat 27فَأَوْحَيْنَا إِلَيْهِ أَنِ اصْنَعِ الْفُلْكَ بِأَعْيُنِنَا وَوَحْيِنَا فَإِذَا جَاءَ أَمْرُنَا وَفَارَ التَّنُّورُ ۙ فَاسْلُكْ فِيهَا مِنْ كُلٍّ زَوْجَيْنِ اثْنَيْنِ وَأَهْلَكَ إِلَّا مَنْ سَبَقَ عَلَيْهِ الْقَوْلُ مِنْهُمْ ۖ وَلَا تُخَاطِبْنِي فِي الَّذِينَ ظَلَمُوا ۖ إِنَّهُمْ مُغْرَقُونَLalu Kami wahyukan kepadanya “Buatlah bahtera di bawah penilikan dan petunjuk Kami, maka apabila perintah Kami telah datang dan tanur telah memancarkan air, maka masukkanlah ke dalam bahtera itu sepasang dari tiap-tiap jenis, dan juga keluargamu, kecuali orang yang telah lebih dahulu ditetapkan akan ditimpa azab di antara mereka. Dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zalim, karena sesungguhnya mereka itu akan juga tentang Tunangan Dalam Islam, Cara Menghilangkan Rasa Cinta, Menikah Tanpa Cinta, Cara Mendekatkan Jodoh dalam Islam, Jatuh Cinta dalam Islam13. Al Mu’minuun Ayat 50وَجَعَلْنَا ابْنَ مَرْيَمَ وَأُمَّهُ آيَةً وَآوَيْنَاهُمَا إِلَىٰ رَبْوَةٍ ذَاتِ قَرَارٍ وَمَعِينٍDan telah Kami jadikan Isa putera Maryam beserta ibunya suatu bukti yang nyata bagi kekuasaan Kami, dan Kami melindungi mereka di suatu tanah tinggi yang datar yang banyak terdapat padang-padang rumput dan sumber-sumber air bersih yang mengalir14. Al Furqaan Ayat 48وَهُوَ الَّذِي أَرْسَلَ الرِّيَاحَ بُشْرًا بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهِ ۚ وَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً طَهُورًاDia lah yang meniupkan angin sebagai pembawa kabar gembira dekat sebelum kedatangan rahmat-nya hujan; dan Kami turunkan dari langit air yang amat bersih,15. Al Furqaan Ayat 49لِنُحْيِيَ بِهِ بَلْدَةً مَيْتًا وَنُسْقِيَهُ مِمَّا خَلَقْنَا أَنْعَامًا وَأَنَاسِيَّ كَثِيرًاagar Kami menghidupkan dengan air itu negeri tanah yang mati, dan agar Kami memberi minum dengan air itu sebagian besar dari makhluk Kami, binatang-binatang ternak dan manusia yang juga tentang Keutamaan Surat Al-Kafirun, Keutamaan Shalat Sunnah Rawatib, Keutamaan Shalat Witir, Keutamaan Shalat Tarawih, Keutamaan Ar Rahman16. Al Furqaan Ayat 54وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ مِنَ الْمَاءِ بَشَرًا فَجَعَلَهُ نَسَبًا وَصِهْرًا ۗ وَكَانَ رَبُّكَ قَدِيرًاDan Dia pula yang menciptakan manusia dari air lalu dia jadikan manusia itu punya keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Maha Al Mu’minuun Ayat 18وَأَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً بِقَدَرٍ فَأَسْكَنَّاهُ فِي الْأَرْضِ ۖ وَإِنَّا عَلَىٰ ذَهَابٍ بِهِ لَقَادِرُونَDan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran; lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa Al Mu’minuun Ayat 19فَأَنْشَأْنَا لَكُمْ بِهِ جَنَّاتٍ مِنْ نَخِيلٍ وَأَعْنَابٍ لَكُمْ فِيهَا فَوَاكِهُ كَثِيرَةٌ وَمِنْهَا تَأْكُلُونَLalu dengan air itu, Kami tumbuhkan untuk kamu kebun-kebun kurma dan anggur; di dalam kebun-kebun itu kamu peroleh buah-buahan yang banyak dan sebahagian dari buah-buahan itu kamu makan,19. Al Hajj Ayat 63أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَتُصْبِحُ الْأَرْضُ مُخْضَرَّةً ۗ إِنَّ اللَّهَ لَطِيفٌ خَبِيرٌApakah kamu tiada melihat, bahwasanya Allah menurunkan air dari langit, lalu jadilah bumi itu hijau? Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha juga tentang Proses Penciptaan Manusia , Tujuan Penciptaan Manusia, Hakikat Penciptaan Manusia , Konsep Manusia dalam Islam, dan Hakikat Manusia Menurut Huud Ayat 7وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ وَكَانَ عَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۗ وَلَئِنْ قُلْتَ إِنَّكُمْ مَبْعُوثُونَ مِنْ بَعْدِ الْمَوْتِ لَيَقُولَنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ هَٰذَا إِلَّا سِحْرٌ مُبِينٌDan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah singgasana-Nya sebelum itu di atas air, agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya, dan jika kamu berkata kepada penduduk Mekah “Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati”, niscaya orang-orang yang kafir itu akan berkata “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.”21. Al Jin Ayat 16وَأَنْ لَوِ اسْتَقَامُوا عَلَى الطَّرِيقَةِ لَأَسْقَيْنَاهُمْ مَاءً غَدَقًاDan bahwasanya jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu agama Islam, benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar rezki yang banyak.22. ´Abasa Ayat 24فَلْيَنْظُرِ الْإِنْسَانُ إِلَىٰ طَعَامِهِmaka hendaklah manusia itu memperhatikan ´Abasa Ayat 25أَنَّا صَبَبْنَا الْمَاءَ صَبًّاSesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air24. ´Abasa Ayat 26ثُمَّ شَقَقْنَا الْأَرْضَ شَقًّاkemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya,25. ´Abasa Ayat 27فَأَنْبَتْنَا فِيهَا حَبًّاlalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu,26. ´Abasa Ayat 28وَعِنَبًا وَقَضْبًاanggur dan sayur-sayuran,27. ´Abasa Ayat 29وَزَيْتُونًا وَنَخْلًاzaitun dan kurma,28. ´Abasa Ayat 30وَحَدَائِقَ غُلْبًاkebun-kebun yang lebat,29. ´Abasa Ayat 31وَفَاكِهَةً وَأَبًّاdan buah-buahan serta rumput-rumputan,30. ´Abasa Ayat 32مَتَاعًا لَكُمْ وَلِأَنْعَامِكُمْuntuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang juga tentang Cara Membuat Hati Ikhlas, Cara Menghindari Riba, Cara Menjaga Keharmonisan Rumah Tangga Menurut Islam, Cara Menghapus Dosa Zina31. Al Mursalaat Ayat 25أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ كِفَاتًاBukankah Kami menjadikan bumi tempat berkumpul,32. Al Mursalaat Ayat 26أَحْيَاءً وَأَمْوَاتًاorang-orang hidup dan orang-orang mati33. Al Mursalaat Ayat 27وَجَعَلْنَا فِيهَا رَوَاسِيَ شَامِخَاتٍ وَأَسْقَيْنَاكُمْ مَاءً فُرَاتًdan Kami jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi, dan Kami beri minum kamu dengan air tawar?Baca juga tentang Keutamaan Bersedekah , Keutamaan Bulan Rabiul Akhir , Begadang Dalam Islam, Keutamaan Bulan Muharram, Keutamaan Cinta Kepada Rasulullah34. An Naba’ Ayat 14وَأَنْزَلْنَا مِنَ الْمُعْصِرَاتِ مَاءً ثَجَّاجًاdan Kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah,35. Ar Ra’d Ayat 4وَفِي الْأَرْضِ قِطَعٌ مُتَجَاوِرَاتٌ وَجَنَّاتٌ مِنْ أَعْنَابٍ وَزَرْعٌ وَنَخِيلٌ صِنْوَانٌ وَغَيْرُ صِنْوَانٍ يُسْقَىٰ بِمَاءٍ وَاحِدٍ وَنُفَضِّلُ بَعْضَهَا عَلَىٰ بَعْضٍ فِي الْأُكُلِ ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَDan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon korma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. Kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi kaum yang juga tentang Shalat Tarawih bagi Wanita, Shalat Malam Sebelum Tidur Menurut Islam, Shalat Subuh, Shalat Tahajjud, Shalat Lailatul Qadar , dan Keutamaan Shalat Tarawih Berjamaah. 36. An Nuur Ayat 45وَاللَّهُ خَلَقَ كُلَّ دَابَّةٍ مِنْ مَاءٍ ۖ فَمِنْهُمْ مَنْ يَمْشِي عَلَىٰ بَطْنِهِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَمْشِي عَلَىٰ رِجْلَيْنِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَمْشِي عَلَىٰ أَرْبَعٍ ۚ يَخْلُقُ اللَّهُ مَا يَشَاءُ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌDan Allah telah menciptakan semua jenis hewanDaabbah dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki sedang sebagian yang lain berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala An Naba’ Ayat 15لِنُخْرِجَ بِهِ حَبًّا وَنَبَاتًاSupaya Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan,38. Al Qamar Ayat 11فَفَتَحْنَا أَبْوَابَ السَّمَاءِ بِمَاءٍ مُنْهَمِرٍMaka Kami bukakan pintu-pintu langit dengan menurunkan air yang juga tentang Cara Makan Rasulullah Sesuai Sunnah Rasul, Macam Macam Shalat Sunnah, Cara Mandi Dalam Islam Sesuai Sunnah Rasulullah, Sunnah Sebelum Tidur Menurut Islam, dan Macam Macam Puasa Sunnah dalam Agama Al Waaqi’ah Ayat 68أَفَرَأَيْتُمُ الْمَاءَ الَّذِي تَشْرَبُونَMaka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu Al Waaqi’ah Ayat 69أَأَنْتُمْ أَنْزَلْتُمُوهُ مِنَ الْمُزْنِ أَمْ نَحْنُ الْمُنْزِلُونَKamukah yang menurunkannya atau Kamikah yang menurunkannya?41. Al Waaqi’ah Ayat 70لَوْ نَشَاءُ جَعَلْنَاهُ أُجَاجًا فَلَوْلَا تَشْكُرُونَKalau Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur?Demikian penjelasan terkait apa saja ayat Al-Quran yang berbicara tentang air. Semoga bermanfaat.
Bacaayat Al-Quran, Tafsir, dan Konten Islami Bahasa Indonesia taubah ayat 105 45 pertengkaran 46 an nisa ayat 100 47 surat al lukman ayat 14 48 Surah Al ikhlas 49 ar rahman 26 50 ali imran 190 51 Ayat tentang niat 52 Ali Imran 9 53 luqman 54 Dalil+naqli+tentang+iman+kepada+kitab Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang
Bismillah, Hai Sobat Guru Penyemangat. Pernahkah kamu menemukan kasus seperti membeli barang namun setelah sampai di rumah ternyata takarannya tidak pas?Guru Penyemangat beberapa kali pernah mengalami hal tersebut. Saat membeli jengkol bersama Ibunda, di sana jelas tertera seperempat kilogram. Tapi setelah sampai di rumah dan ditimbang sendiri, ternyata jengkol yang dibeli berat aslinya cuma 2 ons saja. sih, perbedaan takarannya cuma sedikit. Hanya ons saja. Meski sedikit, tetap saja kekurangan timbangan tadi adalah hak kami, kan?Allah dan Rasul-Nya sudah menuangkan perintah tentang pentingnya menyempurnakan takaran dan dan timbangan saat berniaga itu harus pas dan adil. Jika Dikurangi dan dicurangi? Berarti ada hak orang lain yang tidak dipenuhi. Allah sudah siapkan azab yang pedih. Nauzubillah!Berikut telah himpun kumpulan Ayat Al-Quran alias dalil tentang pentingnya menyempurnakan takaran dan timbangan saat berniaga berikut dengan ancaman bagi orang-orang yang mempermainkan Tentang Takaran dan Timbangan1. Menyempurnakan Takaran Timbangan dengan Adil QS Al-An’am/6152وَلَا تَقۡرَبُواْ مَالَ ٱلۡيَتِيمِ إِلَّا بِٱلَّتِي هِيَ أَحۡسَنُ حَتَّىٰ يَبۡلُغَ أَشُدَّهُۥۚ وَأَوۡفُواْ ٱلۡكَيۡلَ وَٱلۡمِيزَانَ بِٱلۡقِسۡطِۖ لَا نُكَلِّفُ نَفۡسًا إِلَّا وُسۡعَهَاۖ وَإِذَا قُلۡتُمۡ فَٱعۡدِلُواْ وَلَوۡ كَانَ ذَا قُرۡبَىٰۖ وَبِعَهۡدِ ٱللَّهِ أَوۡفُواْۚ ذَٰلِكُمۡ وَصَّىٰكُم بِهِۦ لَعَلَّكُمۡ تَذَكَّرُونَ [ الأنعام152]Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat, hingga sampai ia dewasa. Dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar kesanggupannya. Dan apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berlaku adil, kendatipun ia adalah kerabatmu, dan penuhilah janji Allah. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu ingat. [Al An'am152]Dalam Tafsir Quraish Shihab, menakar timbangan yang adil di sini ialah jangan mengurangi pemberian dan jangan meminta lebih saat sudah diberikan takaran yang dalam Tafsir Jalalayn diterangkan bahwa seseorang sebisa mungkin mesti berusaha berlaku adil dalam menakar. Dan jika terjadi kecurangan sedangkan ia tidak mengetahui, maka tidak ada dosa Larangan Mengurangi Takaran dalam Timbangan QS Al-A’raf/785وَإِلَىٰ مَدۡيَنَ أَخَاهُمۡ شُعَيۡبٗاۚ قَالَ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥۖ قَدۡ جَآءَتۡكُم بَيِّنَةٞ مِّن رَّبِّكُمۡۖ فَأَوۡفُواْ ٱلۡكَيۡلَ وَٱلۡمِيزَانَ وَلَا تَبۡخَسُواْ ٱلنَّاسَ أَشۡيَآءَهُمۡ وَلَا تُفۡسِدُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ بَعۡدَ إِصۡلَٰحِهَاۚ ذَٰلِكُمۡ خَيۡرٞ لَّكُمۡ إِن كُنتُم مُّؤۡمِنِينَ [ الأعراف85]Dan Kami telah mengutus kepada penduduk Mad-yan saudara mereka, Syu'aib. Ia berkata "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Tuhanmu. Maka sempurnakanlah takaran dan timbangan dan janganlah kamu kurangkan bagi manusia barang-barang takaran dan timbangannya, dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Tuhan memperbaikinya. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika betul-betul kamu orang-orang yang beriman". [Al A'raf85]3. Larangan Memakan Hak Orang Lain dengan Mengurangi Takaran Timbangan QS Hud/1184۞وَإِلَىٰ مَدۡيَنَ أَخَاهُمۡ شُعَيۡبٗاۚ قَالَ يَٰقَوۡمِ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ مَا لَكُم مِّنۡ إِلَٰهٍ غَيۡرُهُۥۖ وَلَا تَنقُصُواْ ٱلۡمِكۡيَالَ وَٱلۡمِيزَانَۖ إِنِّيٓ أَرَىٰكُم بِخَيۡرٖ وَإِنِّيٓ أَخَافُ عَلَيۡكُمۡ عَذَابَ يَوۡمٖ مُّحِيطٖ. وَيَٰقَوۡمِ أَوۡفُواْ ٱلۡمِكۡيَالَ وَٱلۡمِيزَانَ بِٱلۡقِسۡطِۖ وَلَا تَبۡخَسُواْ ٱلنَّاسَ أَشۡيَآءَهُمۡ وَلَا تَعۡثَوۡاْ فِي ٱلۡأَرۡضِ مُفۡسِدِينَ [ هود84]Dan kepada penduduk Mad-yan Kami utus saudara mereka, Syu'aib. Ia berkata "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tiada Tuhan bagimu selain Dia. Dan janganlah kamu kurangi takaran dan timbangan, sesungguhnya aku melihat kamu dalam keadaan yang baik mampu dan sesungguhnya aku khawatir terhadapmu akan azab hari yang membinasakan kiamat". Dan Syu'aib berkata "Hai kaumku, cukupkanlah takaran dan timbangan dengan adil, dan janganlah kamu merugikan manusia terhadap hak-hak mereka dan janganlah kamu membuat kejahatan di muka bumi dengan membuat kerusakan. [Hud84-85]Dalam Tafsir Quraish Shihab dikatakan bahwa menakar timbangan dengan ukuran yang pas adalah wujud dari menyempurnakan hak orang lain. Entah itu dalam keadaan senang dan susah, jangan sekali-kali mencoba mengurangi timbangan karena akan ada ancaman azab Allah di Perintah Menyempurnakan Sukatan QS Yusuf/1259وَلَمَّا جَهَّزَهُم بِجَهَازِهِمۡ قَالَ ٱئۡتُونِي بِأَخٖ لَّكُم مِّنۡ أَبِيكُمۡۚ أَلَا تَرَوۡنَ أَنِّيٓ أُوفِي ٱلۡكَيۡلَ وَأَنَا۠ خَيۡرُ ٱلۡمُنزِلِينَ [ يوسف59]Dan tatkala Yusuf menyiapkan untuk mereka bahan makanannya, ia berkata "Bawalah kepadaku saudaramu yang seayah dengan kamu Bunyamin, tidakkah kamu melihat bahwa aku menyempurnakan sukatan dan aku adalah sebaik-baik penerima tamu? [Yusuf59]Sukat adalah takaran yang isinya empat gantang. Adapun sukatan adalah ukuran timbangan yang biasa digunakan pada masa Nabi Yusuf. Dalam Tafsir Jalalayn diterangkan bahwa beliau memberi jatah berupa sukatan yang sama terhadap tamu-tamu Ayat Tentang Menyempurnakan Takaran dan Timbangan QS Yusuf/1288فَلَمَّا دَخَلُواْ عَلَيۡهِ قَالُواْ يَٰٓأَيُّهَا ٱلۡعَزِيزُ مَسَّنَا وَأَهۡلَنَا ٱلضُّرُّ وَجِئۡنَا بِبِضَٰعَةٖ مُّزۡجَىٰةٖ فَأَوۡفِ لَنَا ٱلۡكَيۡلَ وَتَصَدَّقۡ عَلَيۡنَآۖ إِنَّ ٱللَّهَ يَجۡزِي ٱلۡمُتَصَدِّقِينَMaka ketika mereka masuk ke tempat Yusuf, mereka berkata "Hai Al Aziz, kami dan keluarga kami telah ditimpa kesengsaraan dan kami datang membawa barang-barang yang tak berharga, maka sempurnakanlah sukatan untuk kami, dan bersedekahlah kepada kami, sesungguhnya Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bersedekah". [Yusuf88]6. Perintah Menyempurnakan Takaran QS Al-Isra/1735وَأَوۡفُواْ ٱلۡكَيۡلَ إِذَا كِلۡتُمۡ وَزِنُواْ بِٱلۡقِسۡطَاسِ ٱلۡمُسۡتَقِيمِۚ ذَٰلِكَ خَيۡرٞ وَأَحۡسَنُ تَأۡوِيلٗا [ الإسراء35]Dan sempurnakanlah takaran apabila kamu menakar, dan timbanglah dengan neraca yang benar. Itulah yang lebih utama bagimu dan lebih baik akibatnya. [Al Isra"35]Diterangkan dalam Tafsir Jalalayn bahwa seseorang bakal senang bermuamalah dengan manusia yang menakar timbangan dengan neraca yang benar dan Tentang Tidak Boleh Mempermainkan Takaran Timbangan Kualitas dan KehalalanAyat Tentang Tidak Boleh Mempermainkan Takaran Timbangan Kualitas dan Kehalalan. Dok. intinya, saat berjualan takaran itu harus pas. Tidak hanya cukup di angka pada neraca, melainkan pula sesuai dengan kualitas barang yang ketika kita mengaku menjual mangga manis, namun ternyata mangga itu semuanya asam setelah sampai di tangan konsumen, itu berarti takaran timbangannya tidak pas dari segi kualitas. Pada akhirnya, konsumen tadi kehilangan demikian, mempermainkan takaran dalam timbangan itu begitu merugikan orang lain dan Allah sudah siapkan azab bagi orang-orang yang berlaku Larangan Merugikan Orang Lain dengan Memainkan Takaran QS/Asy-Syuara/26181-183۞أَوۡفُواْ ٱلۡكَيۡلَ وَلَا تَكُونُواْ مِنَ ٱلۡمُخۡسِرِينَ. وَزِنُواْ بِٱلۡقِسۡطَاسِ ٱلۡمُسۡتَقِيمِ. وَلَا تَبۡخَسُواْ ٱلنَّاسَ أَشۡيَآءَهُمۡ وَلَا تَعۡثَوۡاْ فِي ٱلۡأَرۡضِ مُفۡسِدِينَ [ الشعراء181-183]Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang merugikan; dan timbanglah dengan timbangan yang lurus. Dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dengan membuat kerusakan; [Ash Shu'ara"181-183]8. Larangan Mengurasi Takaran dalam Timbangan QS Ar-Rahman/558-9أَلَّا تَطۡغَوۡاْ فِي ٱلۡمِيزَانِ. وَأَقِيمُواْ ٱلۡوَزۡنَ بِٱلۡقِسۡطِ وَلَا تُخۡسِرُواْ ٱلۡمِيزَانَ [ الـرحـمـن8-9]Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu. Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu. [Ar Rahman8-9]9. Kecelakaan Bagi Orang-orang yang Curang dalam Menakar QS Al-Muthaffifin/1-3.وَيۡلٞ لِّلۡمُطَفِّفِينَ. ٱلَّذِينَ إِذَا ٱكۡتَالُواْ عَلَى ٱلنَّاسِ يَسۡتَوۡفُونَ. وَإِذَا كَالُوهُمۡ أَو وَّزَنُوهُمۡ يُخۡسِرُون Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang. yaitu orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi. [QS Al Muthaffifin1-3]Dalam Tafsir Jalalayn, kata wailun adalah kalimat yang mengandung makna azab sekaligus nama lembah di neraka sebagai tempat orang-orang yang Al-Muthaffifin mengancam keras orang-orang yang berbuat curang; yaitu mereka yang meminta dilebihkan saat diberikan takaran timbangan yang pas, tapi mengurangi timbangan saat memberikannya kepada orang lain.***Demikianlah tadi kumpulan Ayat Al-Quran sebagai dalil tentang menyempurnakan takaran dan timbangan. Sejatinya berniaga alias berdagang itu adalah muamalah yang bagus dan berpahala. Walau begitu, caranya pula harus baik karena menyempurnakan takaran timbangan adalah Baca Kumpulan Ayat Al-Quran Tentang Infak dan Ancaman Bagi Mereka yang Meninggalkannya
zaman6 Alquran sendiri banyak menjelaskan tentang pola hidup yang baik (Al-A'la ayat 14), kesejahteraan (An-Nahl ayat 97), perdamaian (Al-Anfal ayat 61), kebahagian (Al-Qashash ayat ini membuktikan bahwa ayat-ayat Alquran mengajarkan manusia untuk bertahan (resilien) dan bangkit dari situasi atau kondisi sulit sehingga mencapai taraf
loading...Melalui ayat-ayat Al Quran ini, kita hendaknya menyadari bahwa ketenangan hati itu mahal harganya dan hanya bisa kita peroleh jika bertakwa kepada Allah Subhanahu wa taala. Foto istimewa Muslimah, tak dapat dipungkiri bahwa kita manusia pasti pernah merasakan kesedihan dan kehilangan motivasi . Untuk itu, jika kita sedang bersedih dan membutuhkan dorongan untuk kembali semangat, kita dapat membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an. Ayat-ayat Al Qur'an manakah yang dapat menjadi motivasi saat kita bersedih ini? Baca juga Dahsyatnya Sedekah di Hari Jumat Motivasi memiliki pengaruh yang kuat bagi seseorang untuk melakukan sesuatu atau memberikan semangat yang selalu berhasil membuat keadaan seseorang menjadi lebih baik. Dengan kekuatan motivasi, suasana hati dan perilaku seseorang bisa berubah ke arah yang lebih positif. Rasanya seperti membangkitkan energi positif dari dalam diri dan direalisasikan dalam suatu perubahan perilaku yang muslim, kita diperintahkan untuk membaca firman-firman Allah yang tertulis dalam Al Qur’an. Nah, dirangkum dari berbagai sumber, berikut ayat-ayat dalam Al-Qur'an yang bisa menjadi penyemangat kembali ketika kita tengah bersedih tentang kehidupan yang dialami. Berikut di antaranya Baca Juga 1. Surat Yusuf ayat 87يٰبَنِىَّ اذۡهَبُوۡا فَتَحَسَّسُوۡا مِنۡ يُّوۡسُفَ وَاَخِيۡهِ وَلَا تَايۡــَٔسُوۡا مِنۡ رَّوۡحِ اللّٰهِ‌ؕ اِنَّهٗ لَا يَايۡــَٔسُ مِنۡ رَّوۡحِ اللّٰهِ اِلَّا الۡقَوۡمُ الۡكٰفِرُوۡنَ"Wahai anak-anakku! Pergilah kamu, carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah, hanyalah orang-orang yang kafir." QS. Yusuf 87.Ayat ini menjelaskan bahwa setiap kita masih diberikan napas, berarti akan selalu ada harapan. Jika kita merasa sangat sulit menghadapi tantangan dalam hidup, maka harapan itu akan datang kepada mereka yang percaya. Tetap berusaha yag terbaik disertai doa, itulah cara terbaik dalam menghadapi tantangan. Baca Juga 2. Surat At-Taubah ayat 40“... Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah selalu bersama kita...." QS. at-Taubah 40.Sebagai manusia, kita tentu pernah mengalami situasi sulit, seperti mengalami kegagalan dalam pekerjaan, pernikahan dan lainnya. Daripada meratapi dan berlarut larut dalam kesedihan, cobalah untuk terus bangkit dan berusaha, ambil sisi positif dari kegagalan yang didapat. Kembalikan segalanya pada Sang Pencipta bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah ketetapan yang terbaik dari-Nya. Baca Juga 3. Surat Ali Imran ayat 139وَلَا تَهِنُوۡا وَ لَا تَحۡزَنُوۡا وَاَنۡتُمُ الۡاَعۡلَوۡنَ اِنۡ كُنۡتُمۡ مُّؤۡمِنِيۡنَ‏“Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang orang yang paling tinggi derajatnya jika kamu beriman." QS. Ali Imran 139.Sebagai manusia, kita tidak diperkenankan untuk selalu memandang diri sebagai orang yang penuh kekurangan. Allah tentu memberikan setiap umat-Nya kelebihan dan kekurangan dalam diri. Baca Juga Jika kita selalu berpikiran negatif terhadap diri sendiri, itu tandanya kurang bersyukur. Jadikanlah kekurangan yang ada sebagai motivasi untuk meningkatkan kualitas diri.
YusrilMengutip Ayat Alquran dalam Siang Kedua Sengketa Pilpres 2019 di MK, Ini Artinya Tanpa pengaruh dan tekanan dari pihak manapun juga. yang kemudian dirinci oleh Pasal 10 Ayat 1 D UU
Di dalam kehidupan, sering kali manusia mendapatkan masalah-masalah yang menerpa. Saat masalah tersebut muncul terkadang sering kali manusia malah mendapatkan keresahan, stress, dan berbagai penyakit datang karena pikiran yang tidak tenang atau terkendali. Saat seperti itu, butuh sebuah ketenangan baik hati dan pikiran Penciptaan Manusia, Proses Penciptaan Manusia , Hakikat Penciptaan Manusia , Konsep Manusia dalam Islam, dan Hakikat Manusia Menurut Islam sesuai dengan fungsi agama , Dunia Menurut Islam, Sukses Menurut Islam, Sukses Dunia Akhirat Menurut Islam, dengan Cara Sukses Menurut Islam tentu saja terkadang tidak mulus untuk dijalankan, dan menimbulkan keresahan bagi jarang suatu masalah, tidak dapat diselesaikan bukan karena tidak ada solusinya melainkan dalam menyelesaikannya tidak benar-benar berpikir jernih dan tenang. Untuk itu sangat dibutuhkan sikap tenang dalam hidup agar dapat jernih berpikir dan bertindak. Sebagaimana yang Allah sampaikan bahwa tidak ada masalah yang tidak ada jalan bukan hanya sekedar menjadi tujuan. Dalam hidup memang tidak akan selalu tenang dan damai, pasti ada saja gemercik dan gelombang yang menghadang. Asalkan kita tenang dalam menghadapinya, pasti hal tersebut dapat kita selesaikan. Berikut adalah beberapa penjelasan mengenai mencari ketenangan dalam islam Cara Mendapatkan Ketenangan“Dia-lah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka yang telah ada. Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana” QS Al-Fath 4Dalam ayat di atas ditunjukkan bahwa Allah yang menurunkan sunnatullah ketenangan dan juga membuat ketenangan tersebut menjadi penambah keimanan kita. Tentunya Allah sudah menganurgerahkan manusia untuk dapat ketenangan dalam hidup, tentu harus senantiasa kita cari dan dapatkan. Oleh karena itu, sebagai manusia khususnya umat islam, hendaklah kita senantiasa belajar dan memahami bagaimana cara agar dapat mendapatkan ketenangan tersebut. Untuk bisa mendapatkan ketenangan, berikut adalah cara-cara yang bisa Mengingat Allah“ yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram”. QS Ar-Ra’d 28Di dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa mengingat Allah akan membuat tenang. Ketenangan hati akan timbul jika manusia dapat mengingat kebesaran Allah, mengingat tanda-tanda kekuasaan Allah, dan juga betapa banyak nikmat Allah yang diberikan. Manusia yang beriman, akan senantiasa mengingat Allah dan menjadikan Allah sebagai sandaran itulah, manusia yang beriman akan yakin dan benar-benar menyandarkan hidup, karena tahu bahwa Allah dapat melakukan apapun, dan menolong hamba-Nya dalam kondisi apapun. Berpegang pada Rukun Islam, Dasar Hukum Islam, Fungsi Iman Kepada Allah SWT, Sumber Syariat Islam, dan Rukun Iman adalah menjadi kunci-nya agar hidup selalu dalam dan Shalat Wudhu dan shalat adalah bagian dari mengingat Allah. Dengan wudhu kita kembali mensucikan diri kita dan juga menambah kesegaran dalam diri. Saat shalat, tentunya shalat yang khususk akan membuat diri kita juga lebih tenang. Saat shalatlah kita bisa menghadap Allah, membaca doa, dan membuat diri kita benar-benar menyerahkan diri pada itu, shalat adalah langkah yang dapat dilakukan saat manusia dalam kondisi emosi, marah, ataupun kalut maka shalat adalah pemecahan yang paling efektif. Akan tetapi, shalat yang khusuk terkadang sulit dilakukan oleh manusia. Hal tersebut yang akhirnya membuat tujuan shalat, ketenangan, dan merasuknya ke dalam jiwa sulit untuk didapatkan. Andai saja bisa terus menerus khusuk, maka ketenangan itu akan muncul setelah shalat dan Al-Quran “Dan apabila dibacakan Al Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat” QS Al-A’raaf 2014Membaca Al-Quran salah satunya dapat membuat diri kita tenang. Hal ini karena di dalam Al-Quran terdapat berbagai petunjuk yang jika dipahami akan benar-benar mendapatkan kenikmatan dan kebahagiaan sebagai bentuk petunjuk. Hal ini sebagaimana Allah sampaikan bahwa Al-Quran adalah benar-benar petunjuk yang nyata. Adanya petunjuk bagi manusia, tentu dapat membuat kehidupan manusia lebih tenang, karena dalam jalan yang benar, dan tidak Positif Berpikiran positif artinya selalu mengambil kebaikan dan hikmah yang ada dalam suatu kejadian. Dalam setiap masalah kehidupan, pasti akan mendapatkan cobaan dan juga masalah-masalah yang berat. Jika manusia tidak tenang dalam menghadapinya, pasti akan menimpakan stress atau hal ini berpikir positif sangat mempengaruhi diri kita baik secara fisik dan psikiologis. Untuk itu, perlu pikiran yang positif agar dapat menjadi sehat luar dan dalam. Ketenangan tidak akan muncul jika diri kita diliputi oleh pikiran-pikiran negatif dan juga segala hal yang mengarah kepada Atas Apa yang Ada Bersikap tenang akan muncul jika dalam diri kita juga selalu bersyukur atas kelebihan apapun yang dimilikinya. Tanpa kesyukuran, manusia akan selalu resah dan gelisah tanpa pernah melihat keadaan yang dimilikinya. Untuk itu, bersuyukur adalah salah satu cara untuk membuat diri kondisi apapun, baik kaya, miskin, sehat, sakit, selalu ada sisi kelebihan dan kekurangan. Orang yang tidak pernah bersyukur dalam kondisi kaya atau banyak harta sekalipun akan selalu merasa kekurangan. Dari kondisi itulah hidupnya tidak akan selalu Emosi dengan Positif Penyaluran emosi tentu dibutuhkan oleh seorang dikala penuh dalam kekalutan. Untuk itu, penyaluran emosi harus dilakukan namun harus dilakukan dengan cara yang positif. Misalnya saja dengan menulis, melakukan aktifitas produktif, olahraga. Emosi negatif tidak boleh ada dalam diri, untuk itu ia harus dibuang secara perlahan-lahan, jika tidak akan membludak dan menjadi kemarahan yang tidak terkenali. Orang yang mampu menyalurkan emosinya secara positif, maka akan mendapatkan ketenangan dalam Hal yang DisukaiHal yang disukai atau hobby adalah salah satu cara agar dapat mendapatkan ketenangan dalam hidup. Ketenangan dalam hidup salah satunya lahir dari kebahagiaan yang kita peroleh. Kebahagiaan sangat bergantung dari bagaimana persepsi dan pengelolaan diri kita. Untuk itu, ketenangan dan kebahagiaan haruslah diciptakan bukan hanya sekedar dicari atau ditunggu kedatangannya.
1 Ayat Alqur'an tentang Menjauhi Barang Haram. Melakukan jual beli terhadap segala hal yang haram dilarang keras oleh agama Islam. Perintah ini tertuang dalam ayat berikut: Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya minuman keras (khamar), berjudi (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji

403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID bnTjORSCbEb1dQrBKK1bUU1DSPG-da2uc_MWjvuYB3uh2ZRRz6k_ig==

AyatAlquran berkenaan tentang Riba - Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba
Ayat Al-quran yang berkaitan dengan penyakit Hipertensi yaitu dalam Q. S Ali Imran ayat 133-134 yang artinya "Dan bersegeralah menuju ampunan dari Tuhan kalian dan surga yang lebarnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang yang bertakwa, yaitu orang yang menginfakkan hartanya di waktu lapang atau susah, dan orang-orang yang menahan amarah, dan bersikap pemaaf kepada manusia, dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik". Ali Imran133-134. Hasil penelitian dari University of California San Diego tahun 2012 menyebutkan bahwa orang-orang yang dapat menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain memiliki resiko lebih rendah untuk terjadinya hipertensi. Selain itu, pakar Psikologi di Virginia Commonwealth University AS, Worthington Jr, mempublikasikan hasil penelitiannya pada 2005 di jurnal ilmiah Explore, tentang hubungan antara memaafkan dan kesehatan yang hasilnya adalah bahwa sikap memaafkan mendatangkan manfaat kesehatan. Dengan menggunakan tekonologi canggih, terungkap perbedaan pola gambar otak orang pemaaf dan yang tidak memaafkan. Orang yang tidak memaafkan atau terbawa kemarahan dan dendam ditemukan mengalami penurunan fungsi kekebalan tubuh, tekanan darah lebih tinggi, ketegangan otot dan detak jantung. Sebaliknya, sikap memaafkan meningkatkan pemulihan penyakit jantung dan pembuluh darah, mengurangi stress, dan hubungan suami istri menjadi lebih Selain itu, ada juga hadist yang berkaitan dengan hipertesi yaitu sebagai berikut ِهللا ِم ْسِبَّ لوَ قَيُ نْأا َهَ لِّك ِعاُ َج ْولْاَ ْن ِمْ َوى َّم ُحْلاْن ِم ْم ُه ُمل َعُيِّ ناَ ك َمَ ل َس َو ِهَّ ْيَل َع ُهَّللاىَّل َصَّيِبنلاَّ نَّأَ ٍانلا ِّر ََ ِّرَّ ََ ْ ِمْ َووٍاَّعَنٍٍْر ِعلُِّ ِّرُ ََ ْ ِم ِمي ِِ َعْ لا ِهْ للاَِِّ ذوُ عُأأريَِِ ََلاْ Artinya “Bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam senantiasa mengajarkan kepada mereka apabila terkena sakit panas dan sakit yang lain untuk mengucapkan "Bismillahil kabiir, a'uudzu billahil 'azhiim min syarri kulli 'irqin na'aarin wa min syarri harrin naar Dengan nama Allah Yang Maha besar, aku berlindung kepada Allah Yang Maha agung dari tekanan darah 31 Ibid, hlm. 66. 32 Adin Har, Ayat Al-quran dan Hadits Kesehatan, dikutip pada tanggal 15 Oktober 2019 pukul dari 30 yang tinggi dan bergejolak sehingga menimbulkan sakit panas dan dari panasnya api neraka.”33 31 BAB 7 PJK PENYAKIT JANTUNG KORONER KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR - Memahami Pengertian PJK TUJUAN PEMBELAJARAN - Mahasiswa dapat menjelaskan PJK - Mahasiswa dapat mengenal Transisi Demografi PJK - Mahasiswa dapat mengenal Transisi Epidemiologi PJK MATERI 1 PENGERTIAN PJK Kata koroner berasal dari Bahasa latin yaitu corona yang artinya mahkota. Disebut mahkota karena pembuluh koroner atau pembuluh darah meiliki bentuk yang berkelok-kelok seperti mahkota. Jika pembuluh koroner menyempit atau tersumbat, maka proses transportasi bahan-bahan energi akan tergangggu. Akibatnya, sel-sel jantung akan melemah bahkan bisa mati. Gangguan pada pembuluh koroner inilah yang disebut dengan penyakit jantung koroner PJK.34 Penyakit Jantung Koroner merupakan salah satu bentuk utama dari penyakit kardiovaskuler penyakit jantung dan pembuluh darah. PJK merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. PJK bukanlah penyakit menular tetapi dapat “ditularkan”. Kemungkinan penularan tersebut adalah melalui suatu bentuk “penularan sosial” yang berkaitan dengan gaya hidup life style masyarakat. Karena itu, penyakit ini berarti berkaitan dengan keadaan sosial ekonomi masyarakat. PJK merupakan penyakit yang cukup berbahaya namun dapat dicegah. Diperlukan upaya – upaya tersendiri maupun secara bersama – sama untuk mecegah penyakit PENYEBAB PJK PJK disebabkan karena adanya penyumbatan pada arteri oleh plak yang menghambat suplai oksigen dan nutrisi ke jantung. Plak tersebut berupa timbunan lemak atau kalsium. Munculnya plak dipengaruhi oleh tinggi rendahnya kadar kolesterol pada tubuh seseorang. Semakin tinggi kadar kolesterolnya, maka semakin tinggi pula risiko untuk terkena penyakit jantung koroner. Tinggginya kadar kolesterol dalam darah disebabkan karena pola makan yang tidak sehat, kurang aktivitas fisik dan stress yang berkepanjangan. Penyakit jantung koroner biasanya diawali dengan kekakuan pada pembuluh darah aterosklerosis kemudian penyempitan pembuluh darah, selanjutnya penyumbatan pada pembuluh 34 A. Fauzi Yahya, Menaklukkan Pembunuh No. 1 Mencegah Dan Mengatasi Penyakit Jantung Koroner Secara Tepat Dan Cepat, Bandung Qanita, 2010 hlm. 7. Bustan, Epidemiologi Penyakit Tidak Menular, Jakarta,Rineka Cipta, 2007 hlm. 70. 36 Risa Hermawati dan Haris Asri Candra Dewi, Berkat Herbal Penyakit jantung koroner kandas, Jakarta FMedia, 2014 hlm. 2. 32 GEJALA PJK PJK merupakan penyakit yang sangat berbahaya karena dapat mengakibatkan terjadinya kematian secara mendadak. Otot jantung tidak memiliki kemampuan untuk beregenerasi. Jika terjadi sedikit saja kerusakan, maka dapat berakibat fatal bagi tubuh. Secara umum, gejala PJK sulit untuk dikenali sehingga penderita menganggapnya sebagai hal yang biasa dan wajar. Penderita baru menyadari bahwa dirinya terkena PJK ketika kondisinya sudah parah. Berikut ini beberapa gejala PJK 1. Rasa nyeri pada dada Angia Pectoris Rasa nyeri timbul karena otot jantung tidak mendapatkan suplai darah dengan cukup sehingga kekurangan oksigen. Ras nyeri ini akan menjalar ke leher, bahu dan lengan. Rasa nyeri yang timbul bervariasi pada setiap individu. Rasa nyeri yang timbul bias stabil dan tidak stabil. Rasa nyeri yang stabil berlangsung mulai dari 30 detik hingga beberapa menit. Rasa nyeri ini akan hilang bila penderita beristirahat atau mengonsumsi obat. Sedangkan rasa nyeri yang tidak stabil akan bertahan atau tidak segera hilang meskipun penderita beristirahat. Rasa nyeri yang tidak stabil juga terkadang disertai dengan keringat dingin, lemas, bahkan pingsan. Rasa nyeri yang muncul sebagai gejala PJK terjadi pada bagian tubuh yaitu di antara dua tulang belikat, perut bagian atas, seluruh dada bagian atas, leher bagian tengah, di rahang, dada bagian tengah, dan lengan kanan bagian dalam. 2. Sesak napas Dyspnea Sesak napas terjadi karena ketidakmampuan tubuh untuk mendapatkan oksigen dan mengeluarkan karbondioksida. 3. Denyut jantung tidak teratur dan aneh Denyut jantung tidak teratur dan aneh disebabkan karena penebalan otot di katup jantung sehingga katup jantung menyempit dan berakibat pada kebocoran jantung. 4. Rasa Lelah yang berkepanjangan Gejala ini biasanya muncul sebulan sebelum terjadinya serangan jantung. Gejala ini juga biasanya disertai dengan sulit tidur, sulit bernapas dan gangguan pencernaan. 5. Pusing Rasa pusing terjasi akibat menurunnya kemampuan jantung untuk memompa darah sehingga aliran darah dalam tubuh menjadi terganggu. 6. Sakit perut, mual dan muntah Gejala ini muncul karena adanya pembengkakan di perut. Biasanya, gejala ini sering dianggap sebagai masuk angina sehingga pengobatan yang dilakukan tidak FAKTOR RISIKO Faktor risiko PJK terbagi menjadi dua bagian yaitu factor risiko yang dapat dihindari dan tidak dapat dihindari. Factor risiko yang dapat dihindari ialah sebagai berikut 1. Stress Stress yang berkepanjangan dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Hal ini terjadi karena tingginya produksi hormon adrenalin dan zat katekolamin pada tubuh. 2. Kurang aktivitas fisik Kurangnya aktivitas fisik diidentik dengan terjadinya obesitas. Hal ini akan menyebabkan otot jantung tidak bias bergerak dengan baik sehingga meningkatkan risiko untuk terkena penyakit jantung koroner. 37 Ibid, hlm. 3-6. 33 3. Merokok Merokok akan mengakibatkan berkurangnya elatisitas pembuluh darah yang lama-kelamaan akan berdampak pada pengerasan pembuluh darah. 4. Kolesterol tinggi Kadar kolesterol jahat dalam darah akan menumpuk di dinding arteri sehingga dapat menimbulkan plak yang mengakibatkan dindin arteri kaku dan pembuluh darah akan menyempit. 5. Diabetes melitus Tingginya gula darah memicu terjadinya penyempitan pembuluh darah. 6. Hipertensi Hipertensi memaksa jantung untuk bekerja lebih keras. Akibatnya, otot jantung kiri membesar sehingga pemompaan darah di jantung menjadi tidak efisien sehingga dapat merusak jantung. 7. Obesitas Obesitas merupakan factor risiko kuat terjadinya PJK. Obesitas mempengaruhi kadar lipid plasma yang cenderung memperberat proses aterosklerosis. Faktor risiko yang tidak dapat dihindari ialah sebagai berikut 1. Genetik Riwayat keluarga berptensi besar untuk terkena PJK 2. Usia Risiko terkena PJK akan meningkat seiring bertambahnya usia. Umumnya, risiko terkena PJK di usia 40 tahun. 3. Jenis kelamin Jenis kelamin laki-laki lebih rentan terkena PJK disbanding jenis kelamin perempuan. Namun, risiko PJK semakin menigkat pada wanita yang telah menopause atau berusia diatas 65 PATOFISIOLOGI PJK dapat meliputi berbagai jenis penyakit jantung namun bentuk – bentuk PJK yang umum dikenal adalah 1. Angina pektoris. 2. Infark miocardium acut mycard infark. 3. Ischemic Heart Disease. 4. Sudden death. Jantung dialiri oleh arteri coconaria yang mensuplai darah kebutuhan jantung sendiri. Gangguan pada arteri inilah yang menyebabkan terjadi PJK. Penyakit ini berkaitan dengan gangguan suplai darah pada otot jantung sehingga jantung akan mengalami kekurangan darah dengan segala manifestasinya. Timbulnya PJK walaupun tampak mendadak, sebenarnya melalui perlangsungan lama kronik. Terjadinya PJK berkaitan dengan suatu gangguan yang mengenai pembuluh darah yang disebut arteriosklerosis. Hal ini berarti terjadi kekakuan dan penyempitan lubang pembuluh darah jantung yang akan menyebabkan gangguan atau kekurangan suplai darah untuk otot jantung. Keadaan ini akan menimbulkan apa yang disebut iskemia miokard. 38 Ibid, hlm. 8-10 34 Terjadinya dan percepatan kejadian arterisklerosis ini berkaitan dengan berbagai faktor yang lebih lanjut akan menjadi faktor risiko terjadinya PJK. Faktor – faktor itu adalah seperti kebiasaan merokok, kegemukan, dan tegangan psikososial. Gambaran klinik adanya PJK dapat berupa angina pektoris,miokard infark, payah jantung ataupun mati mendadak. Ataupun mungkin tanpa gangguan atau gejala. Pada umumnya gangguan suplai darah arteri koronaria dianggap berbahaya bila terjadi penyempitan sebeasar 70% atau lebih pada pangkal atau cabang utama coronaria. Penyempitan yang kurang dari 50% kemungkinan belum menampakkan gangguan yang berarti. Keadaan ini tergantung kepada beratnya arterisklerosis dan luasnya gangguan jantung danapakah serangan itu lama atau masih baru. Angina pectoris terjadi akibat adanya plaque atau fissure yang mendasari pembentukkan trombus. Episode iskemik disebabkan oleh sumbatan trombus total secara intermitten atau emboli bagian distal yang tersusun oleh platelat dan kolestrol yang terlepas dari plaque. Ditemukan 45% post – mortem adanya mikroemboli. Infark miokardakut terjadi akibat oklusi pada koroner sehingga terjadi nekrosis miokard akibat gangguan suplai darah yang sangat kurang. Secara histologi perubahan ini belum terlihat di bawah 6 – 8 jam. Kebanyakan bagian ventrikel yang menjadi tempat terjadi nekrosis. Kematian mendadak sudden death terjadi pada 50% penderita yang tanpa keluhan sebelumnya. Sedangkan selebihnya disertai keluhan yang mati mendadak 6 jam setelah keluhan. Proses mati mendadak ini dimulai dengan trombosis pembuluh darah koroner yang disusul dengan nekrosis yang disertai aritmia ventrikel. Tanda – tanda umum serangan jantung yang berupa 1. Nyeri dada chest pain yakni rasa sakit tidak enak di dada dengan rasa tertekan, terhimpit atau tercekik. Perlang-sungannya sedikit menetap sekitar lebih 10 menit. 2. Lokasi sakit terasa di bagian belakang tulang dada kiri. 3. Rasa sakit terasa mulai dari bagian bawah lengan atas dan dapat menjalar ke atas, ke bahu kiri, ke leher atau rahang
Perkembanganzaman juga memicu perkembangan transaksi jual beli ini. Dengan majunya teknologi yang memudahkan pelaku transaksi jual beli. Namun, ada beberapa ayat di Al-Quran tentang transaksi jual beli. Di mana dalam ayat tersebut terdapat larangan dan juga saran untuk transaksi jual beli. pesan produk kaleng segar dan sehat ( klik disini)
Ilustrasi Al-quran. Foto Aisylu Ahmadieva/ apa saja dalil dalam Alquran yang membahas tentang antara tekanan udara dan ketinggian saling berlawanan? Berikut dalil, terjemahan dan tafsir menurut Kemenag Al-An'am Ayat 125فَمَنْ يُّرِدِ اللّٰهُ اَنْ يَّهْدِيَهٗ يَشْرَحْ صَدْرَهٗ لِلْاِسْلَامِۚ وَمَنْ يُّرِدْ اَنْ يُّضِلَّهٗ يَجْعَلْ صَدْرَهٗ ضَيِّقًا حَرَجًا كَاَنَّمَا يَصَّعَّدُ فِى السَّمَاۤءِۗ كَذٰلِكَ يَجْعَلُ اللّٰهُ الرِّجْسَ عَلَى الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَMaka, siapa yang Allah kehendaki mendapat hidayah, Dia akan melapangkan dadanya untuk menerima Islam. Siapa yang Dia kehendaki menjadi sesat, Dia akan menjadikan dadanya sempit lagi sesak seakan-akan dia sedang mendaki ke langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak ada orang yang berjiwa besar dan terbuka hatinya untuk menerima kebenaran agama Islam, maka yang demikian itu disebabkan karena Allah hendak memberikan petunjuk kepadanya. Oleh karena itu, dadanya menjadi lapang untuk menerima semua ajaran Islam, baik berupa perintah maupun bahwa Rasulullah pernah ditanya tentang "kelapangan dada" yang dimaksud dalam ayat ini, lalu beliau menjawab, "Itulah gambaran cahaya Ilahi yang menyinari hati orang mukmin, sehingga menjadi lapanglah dadanya." Para sahabat bertanya lagi, "Apakah yang demikian itu ada tanda-tandanya?" Nabi saw menjawab, "Ada tanda-tandanya, yaitu selalu condong kepada akhirat, selalu menjauhkan diri dari tipu daya dunia dan selalu bersiap-siap untuk menghadapi kematian." Riwayat Ibnu Abi Hatim dari Abdullah bin Mas'udJika demikian sifat-sifat orang mukmin yang berlapang dada disebabkan oleh cahaya iman yang masuk ke dalam hatinya, maka sebaliknya orang yang dikehendaki Allah untuk hidup dalam kesesatan, dadanya dijadikan sesak dan sempit seolah-olah ia sedang naik ke langit yang hampa udara. Apabila ia diajak untuk berfikir tentang kebenaran dan tafakur tentang tanda-tanda keesaan Allah, maka disebabkan oleh kesombongan dalam hatinya, ia menolak karena perbuatan itu tidak sesuai dengan hawa nafsunya. Hasrat untuk mengikuti kebenaran melemah, dan setiap anjuran agama dirasakannya sebagai suatu beban yang berat yang tidak dapat dipikulnya. Gambaran orang serupa itu adalah seperti orang yang sedang naik ke langit. Semakin tinggi ia naik, semakin sesak nafasnya karena kehabisan oksigen, sehingga ia terpaksa turun kembali untuk menghindarkan diri dari ayat ini, Allah memberikan sebuah perumpamaan, agar benar-benar diresapi dengan perasaan yang jernih. Demikianlah Allah menjadikan kesempitan dalam hati orang-orang yang tidak beriman, karena kekafiran itu seperti kotoran yang menutup hati mereka, sehingga ia tidak menerima kebenaran. Keadaan ini dapat disaksikan pada tingkah laku mereka dalam kehidupan sehari-hari yang selalu menjurus kepada selaku penulis sangat terbuka apabila pembaca memiliki kritik dan saran. Silahkan hubungi kami melalui alamat surel berikut [email protected]
vkpv1B.
  • 4g7p6xg4p9.pages.dev/369
  • 4g7p6xg4p9.pages.dev/250
  • 4g7p6xg4p9.pages.dev/24
  • 4g7p6xg4p9.pages.dev/490
  • 4g7p6xg4p9.pages.dev/303
  • 4g7p6xg4p9.pages.dev/174
  • 4g7p6xg4p9.pages.dev/453
  • 4g7p6xg4p9.pages.dev/148
  • ayat alquran tentang tekanan